5 Alasan Kerja Lembur Bahaya Bagi Kesehatan

5 Alasan Kerja Lembur Bahaya Bagi Kesehatan Ilustrasi Stres Kerja. Sumber: Freepik

Kerja lembur biasanya diterapkan ketika seorang pekerja dituntut nuntasin pekerjaannya yang numpuk. Kalau lembur sekali atau dua kali tidak akan jadi masalah besar. Tapi, kalau lembur terlalu sering, apalagi jadi rutinitas bakal jadi bahaya buah kesehatan, lho!

Mengutip IDN Times, seorang psikolog klinis berlisensi di New Jersey yang bernama Randy Simon, PH.D., bilang kalau bekerja di suatu tempat dengan jam kerja 40 sampai 50 jam per minggu udah lebih dari cukup buat kebanyakan pekerja.

Emang, kerja lembur bisa ngasih tambahan penghasilan, tapi harus diketahui alasan kenapa kerja lembur berbahaya bagi kesehatan. Berikut penjelasannya.

1. Meningkatkan Stres dan Depresi

Kerja secara berlebihan atau lembur cenderung ngebuat seseorang gampang stres dan depresi.

Mengutip IDN Times yang melansir dari Huffpost, jika seseorang bekerja setidaknya 11 jam dalam sehari memiliki resiko depresi lebih tinggi dibandingin orang yang bekerja sesuai standar 7-8 jam sehari.

Sebaiknya disaat tidak bekerja atau libur, maksimalkan waktu liburan tersebut. Seorang pekerja butuh rehat sejenak dari masalah pekerjaan agar tidak stres dan depresi.

2.  Penglihatan Jadi Buram

Bekerja lembur berarti membuat seorang pekerja harus terus berkutat dengan layar monitor komputer atau pun smartphone. Hal tersebut bisa membuat penglihatan jadi buram.

Pekerjaan ini membutuhkan banyak usaha dari otot mata, selain itu mata juga lebih jarang berkedip saat menggunakan komputer dan perangkat sejenisnya. Oleh sebab itu matamu menjadi kering dan membuat penglihatan menjadi buram.

3.  Meningkatkan Resiko Serangan Jantung dan Stroke

Ini bisa jadi masalah terbesar seseorang ketika bekerja lembur tanpa perhatiin kesehatan. Serangan jantung dan stroke bisa menghantuinya.

Kalau pun terpaksa harus lembur, sebaiknya konsumsi makanan yang bergizi dan minum air putih secukupnya agar kesehatan tubuh terjaga. Hindari minuman dan makanan penuh lemak dan gula, ya!

4. Kurangnya Waktu Tidur

Bekerja Lembur tentu aja ngebuat waktu tidur terganggu. Hal ini tentu berujung munculnya rasa lelah dan kantuk ketika siang hari. Hal ini cukup berbahaya bagi kesehatan, nih!

Pasalnya, jika menghabiskan waktu sepanjang hari buat bekerja dalam jangka waktu lama, pekerja bakal sulit menenangkan pikiran sebelum tidur. Hal ini bisa menurunkan produktivitas sekaligus meningkatkan resiko diabetes dan serangan jantung.

5. Memicu Sakit Leher dan Punggung

Bekerja lebih dari 8 jam dengan duduk dan memandangi layar komputer tentu aja bisa ngebuat sakit leher dan punggung karena ototnya jadi kaku.

Randy Simon, Ph.D., bilang kalau wanita cenderung mengalami nyeri di bagian leher sedangkan pria kerap muncul nyeri di bagian punggung bawah. Itu salah satu tanda stres dan ketegangan otot.

Nah, itu tadi beberapa bahaya yang bisa saja mengintai kesehatanmu jika mengabaikan waktu istirahat. Memang gak ada salahnya menukarkan waktumu untuk mendapat penghasilan tambahan. Tapi jangan sampai kamu mengorbankan kesehatan dengan terus-terusan mengambil kerja lembur hingga larut malam. Hargailah waktu istirahat maka kamu pun akan lebih semangat dan produktif dalam bekerja keesokan harinya.

Kerja Lembur Stres Depresi