5 Fakta Ledakan Bom di Depan Gereja Katedral Makassar

5 Fakta Ledakan Bom di Depan Gereja Katedral Makassar Gereja Katedral Makassar. Foto: Instagram @ayoo_bersedekah.

Makassar - Minggu cerah yang semula tenang dan damai, tiba-tiba menjadi mencekam serta duka yang mendalam. Soalnya, ada ledakan bom di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3), sekitar pukul 10.28 WITA.

Dilansir dari IDN Times, salah satu saksi bernama Armin Hari bilang, kalo ledakan terjadi saat dirinya sedang tes swab antigen, yang lokasinya gak jauh dari Gereja Katedral Makassar.

Nah, berikut ini, numbuh akan merangkum beberapa fakta soal tragedi bom yang meledak di depan Gereja Katedral Makassar. 

1. Polisi konfirmasi ini adalah aksi bom bunuh diri

Ledakan bom yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar langsung ditindak oleh pihak kepolisian. Dari penyelidikan awal, diduga ledakan itu berasal dari bom bunuh diri.

"Sementara data awal yang kami sampaikan ada satu orang yang dipastikan sebagai pelaku bom bunuh diri tersebut," ucap Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdiysam.

2. Dugaan bom bunuh diri terjadi saat jemaat tengah melaksanakan ibadah jelang paskah

Merdisyam bilang, dugaan bom bunuh diri terjadi saat jemaat melaksanakan ibadah dalam menyambut Hari Paskah. Gereja juga udah membatasi jumlah jemaat yang beribadah untuk menghindari penyebaran COVID-19.

"Makanya tidak terlalu banyak yang datang. Tepat jam 10.30 WITA jadwal misa itu keluar dan jemaat keluar ada satu motor yang mau masuk ke dalam parkir sempat ditahan petugas gereja sehingga ditahan oleh petugas gereja," tutur Merdisyam. 

3. Ada 9 korban luka bom di depan Gereja Katedral Makassar

Ledakan yang diduga bom bunuh diri menyebabkan beberapa orang luka. Mereka adalah petugas gereja dan jemaat yang berada di depan gerbang.

"5 petugas gereja dan 4 jemaat yang saat ini sedang dalam perawatan (di rumah sakit)," ujar Merdisyam.

4. Ada potongan tubuh manusia di lokasi kejadian

Dilansir dari telewicara antara KompasTV dengan Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol E Zulpan menyebut tim kepolisian sedang menyelidiki di tempat kejadian. Zulpan menyebut jika terdapat potongan tubuh manusia yang saat ini sedang diidentifikasi. 

"Akibat ledakan itu menimbulkan ada potongan tubuh manusia yang sementara sedang kita dalami, kita belum tahu jumlahnya berapa orang (korban jiwa). Sementara itu, kami tim kepolisian di lokasi sedang memastikan lebih jelas," kata Zulpan di KompasTV.

5. Pengamanan di sekitar lokasi ledakan bom diperketat

Akibat kejadian ini pengamanan di sekitar lokasi diperketat. Tim kepolisian dan Disaster Victim Identification (DVI) sedang menyelidiki lebih lanjut.   

"Saat terjadi ledakan jemaat sudah pada pulang, dan kegiatan di sini tidak sepadat saat pagi hari, yang kita syukuri ini kejadian terjadi di secondary gate, kalau pintu utama akan lebih banyak korban," tutur Walikota Makassar, Danny Pomanto, dilansir dari KompasTV.  

Kepolisian dan tim Gegana Sulsel, kata Zulpan, juga udah berada di tempat kejadian perkara untuk memeriksa dan mengamankan wilayah tersebut. Sejumlah akses dari dan ke lokasi kejadian ditutup sementara.  

Nah, itu tadi beberapa fakta kejadian ledakan bom di depan Gereja Katedral Makassar. Semoga korban ledakan bisa segera pulih, dan masalah ini bisa segera diselesaikan pihak berwajib. (rfq)

berita duka gereja katedral makassar bom bom bunuh diri