Awas! Polisi Akan Amati Kemacetan hingga Demo Rusuh Pakai Drone

Awas! Polisi Akan Amati Kemacetan hingga Demo Rusuh Pakai Drone Ilustrasi drone.

Jakarta - Kemacetan dan kerusuhan saat demo, kerap terjadi di sejumlah daerah khususnya ibukota. Oleh sebab itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal melakukan uji coba penggunaan drone atau pesawat tanpa awak di langit Jakarta. 


"Drone ini bukan ETLE tapi dia CCTV yang surveillance. Artinya dengan drone itu kita bisa mengamati situasi lalu lintas bila terjadi kemacetan yang cukup panjang misalnya ada unjuk rasa, kecelakaan, perbaikan jalan seberapa panjang kemacetan terjadi, ruas jalan mana saja padat nanti bisa terpantau oleh drone itu," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (17/3).


Sambodo bilang, dengan menggunakan drone itu, polisi juga bisa memotret orang-orang yang melakukan kerusuhan. Nah sejauh ini, sudah ada dua unit drone yang akan diujicobakan di wilayah Jakarta.


"Jadi drone itu bisa meng-capture orang-orang, bisa nge-zoom orang-orang yang melakukan tindakan-tindakan anarkis. Sehingga nanti dari situ kita bisa ketahui identitasnya," ucap Sambodo.


Di sisi lain, Sambodo berucap kalo Ditlantas Polda Metro Jaya juga akan merilis 98 titik kamera tilang elektronik (ETLE). Rinciannya, 57 kamera telah terpasang dan 41 kamera lainnya merupakan tambahan.  


Kamera itu juga akan terpasang di 10 koridor Transjakarta, hingga ruas tol di Bekasi dan Depok.


Gak cuma itu, Ditlantas Polda Metro Jaya juga akan meluncurkan 30 unit ETLE mobile. Berbeda dengan sebelumnya, ETLE mobile ini dapat memantau situasi secara mobile.


"Di mana, kamera itu bisa berpindah, di antaranya menggunakan helmet cam, kemudian dase camp atau kamera di dashboard mobil patroli dan juga body cam," imbuh Sambodo. (rfq)


polisi dirlantas polda metro jaya drone