Ekspor Pertanian Pada Januari 2021 'Numbuh' Karena Program Gratieks

Ekspor Pertanian Pada Januari 2021 'Numbuh' Karena Program Gratieks Komoditas cabai jadi salah satu andalan ekspor pertanian Indonesia. Sumber Foto: Kementan

Jakarta - Pandemi Covid-19 sudah terbukti gak bisa ngebuat sektor pertanian Indonesia goyah. Sejak awal pandemi aja, di saat sektor lain pada 'runtuh', sektor pertanian tetap ngasih pengaruh ke perekonomian Indonesia.

Kali ini, Badan Pusat Statistik atau BPS ngumumin kalau nilai ekspor pertanian Indonesia di bulan Januari 2021 meningkat, lho. Angkanya juga gak main-main, naik 13,91 persen di bandingin sama Januari 2020 lalu (yoy).

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri ngejelasin, peningkatan ekspor di sektor pertanian ini karena program yang dijalankan sesuai target dan tepat sasaran.

Gak hanya fokus produksi, tapi juga Kementan memacu hingga aspek hilir agar adanya kenaikan di nilai ekspor pertanian.

"Kementan memiliki program jangka panjang Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks), sebagai upaya percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. Program ini untuk mengakomodir semua kepentingan para pelaku pembangunan pertanian dari hulu sampai hilir. Program ini dirancang untuk menggerakan roda ekonomi nasional, mulai dari sisi produksi sampai proses pengolahan," ucapnya.

Selain itu, Kementan punya program yang tujuan utamanya buat menggairahkan komoditas ekspor dan peningkatan kesejahteraan petani dari hulu ke hilir. Upaya itu dilakukan dengan pengembangan korporasi berbasis komoditas tanaman pangan, hortikultura, dan lainnya.

"Pencapaian peningkatan ekspor tentunya dari banyaknya perubahan dan adanya program terobosan yang implementatif dan inovatif. Sehingga, membangun sektor pertanian yang maju, mandiri, dan modern," kata Kuntoro.

"Artinya, penggunaan teknologi modern menjadi kunci dan adanya kemudahan serta sinergitas pemerintah dengan pelaku usaha, petani dan perintah terbangun dengan baik," lanjutnya. (jod)

pertanian petani ekspor cabai gratieks