Gubernur Jawa Barat dan Jawa Tengah Sepakat Tolak Pemudik

Gubernur Jawa Barat dan Jawa Tengah Sepakat Tolak Pemudik Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil. Foto: Instagram @ridwankamil.
Jakarta - Larangan mudik ke kampung halaman saat perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun ini, kembali diputuskan pemerintah. Langkah itu, juga didukung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang sepakat tolak pemudik.

Larangan tersebut dilakukan demi mengurangi penyebaran virus corona (Covid-19) di kampung halaman, yang hingga kini masih nyebar di seluruh penjuru dunia.

Gubernur yang kerap disapa Emil ini bilang, ledakan kasus Covid-19 seperti di India, bisa terjadi di Indonesia apabila memaksakan diri untuk mudik. Dia pun mengimbau warga Jabar untuk patuhi larangan mudik yang telah ditetapkan. 

"Presiden punya rasa kekhawatiran terkait mudik. Berkaca pada India yang merasa sukses kemudian terjadi pelonggaran. Tadi Presiden menitipkan agar mudik betul-betul dilarang dan diperketat," ucap Emil, dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (29/4).

Mantan Walikota Bandung ini jelasin, pemerintah melarang mudik bukan untuk menghalangi warga silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Tapi, pemerintah justru ingin lindungin masyarakat dari Covid-19, dalam skala yang lebih besar, yakni keselamatan bangsa dan negara.

"Jabar sudah menyiapkan rencana pembatasan penyekatan di jalan utama maupun jalan tikus," kata Emil.

Sementara pada kesempatan yang berbeda, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga gak mau ,masyarakat mudik di tengah pandemi virus corona. "Istilahnya, tiada mudik bagimu," ucap Ganjar.

Ganjar bilang, kurva kasus Covid-19 di Indonesia, khususnya Jawa Tengah, kini dalam tren menurun. Bahkan dia menilai, sudah mendekati garis finish penanggulangan pandemi Covid-19.  

Makanya, Ganjar gak mau tren penurunan kasus itu jadi berbalik akibat masyarakat ramai-ramai mudik saat lebaran. Dia juga gak mau Indonesia jadi seperti India yang kini menghadapi ledakan kasus Covid-19.  

"Garis finish sudah kelihatan di depan. Jika kita lengah dan tidak disiplin, kita akan balik lagi, bukan ke arah finish melainkan ke arah penyesalan," imbuh Ganjar Pranowo. (rfq)
ridwan kamil pandemi covid-19 virus corona ganjar pranowo gubernur jawa tengah mudik lebaran