Kementan Percepat Proyek Food Estate di Kalteng Biar Jadi Ketahanan Pangan Nasional

Kementan Percepat Proyek Food Estate di Kalteng Biar Jadi Ketahanan Pangan Nasional Ilustrasi Padi. Sumber: Numbuh.

Jakarta - Proyek lumbung pangan atau food estate di daerah Kalimantan Tengah bakal dikebut oleh pemerintah. Target pengembangan di lahan rawa tersebut seluas 164.598 ha, dengan perluasan wilayah yang sebelumnya hanya 55 ribu ha saja.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Sarwo Edhy, bilang kalo target akhir 2020 kemarin, Kementan ngejalanin program intensifikasi lahan seluas 30 ribu ha.

"Komoditas utama adalah padi, sedangkan komoditas lain seperti hortikultura (sayuran/buah-buahan), peternakan, dan perkebunan adalah sebagai komoditas pendukung," ucap Sarwo Edhy ngutip dari Tempo, jumat (19/3).

Perluasan lahan rawa yang bakal dijadiin food estate sama Kementan, masih dalam tahap verifikasi terhadap CP/CL dan ekstensifikasi Lahan TA 2021 oleh Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, serta Kabupaten Pulang Pisau.

"Verifikasi ini mengacu pada peta rencana kegiatan Rehabilitasi dan Peningkatan Jaringan Irigasi yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR," ucap Sarwo Edhy.

Dalam mensukseskan proyek tersebut, kementan juga udah mulai jalanin sistem korporasi petani di wilayah food estate tersebut. 

Kementan juga berharap, bisa ngubah mindset para petani dalam ngejalanin program food estate ini. Bagaimana usaha/jasa, komunikasi petani, serta pemanfaatan teknologi dalam pengembangan pertanian berbasis kawasan ini.

"Pengembangan korporasi petani menjadi prioritas, agar petani menguasai produksi dan bisnis pertanian dari hulu ke hilir," ujarnya.

Sarwo juga nambahin, kalau korporasi petani bukan cuma sekedar bertumpu dari produktivitas dan kualitas produksi pertanian. Namun, lebih banyak ditentukan kemampuan SDM ngejalanin bisnis yang profit oriented.

"Petani harus dapat untung. Petani jual beras sebagai produk hilir, bukan gabah sebagai produk hulu. Begitu pula produk olahan lainnya dari komoditas pertanian yang ditanam di food estate," papar Sarwo Edhy. (jod)

kementan food estate pangan lumbungpangan