Keren! Ridwan Kamil Pamer Apartemen Ayam dengan Teknologi IoT

Keren! Ridwan Kamil Pamer Apartemen Ayam dengan Teknologi IoT Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Apartemen Ayam. Foto: Instagram @ridwankamil.

Bandung - Kesan bau, kotor, hingga kumuh identik dengan peternakan ayam pada umumnya. Nah, hal berbeda justru bisa kamu temui jika berkunjung ke desa Cibodas, Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.


Yups, di desa ini, kamu bisa menemukan peternakan ayam yang bersih, rapi, hingga penuh teknologi baru. Lokasi ini dinamakan Apartemen Ayam 4.0, peternakan ayam yang digagas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk salah satu program Petani Milenial.


"Saya melihat sebuah terobosan visi bertani atau beternak dengan teknologi 4.0, ini sebuah struktur 40 meter persegi berlantai lima," ucap Ridwan Kamil dalam keterangannya yang dikutip dari detik.com, Jumat (12/3).


Bangunan peternakan ini punya lima lantai dengan struktur yang kokoh, mirip apartemen di atas lahan seluas 40 meter persegi.  Apartemen ayam ini juga bisa menampung hingga lima ribu ayam.


"Persepsi bahwa peternakan ayam itu harus satu lantai, jorok, bau, sekarang hilang oleh teknologi karena semuanya dengan 4.0," kata gubernur yang kerap disapa Kang Emil ini.



Dalam keterangan di salah satu foto yang diunggah ke akun Instagram miliknya, Ridwan Kamil bilang bahwa segala mekanisme dalam peternakan ayam ini, menggunakan teknologi Internet of Things (IoT).


"Makanan, minuman dan kotoran semua serba mekanis yang dikontrol via smartphone dengan Internet of Things (IoT). Sesuai semangat zaman baru yang harus melek teknologi," ujarnya.


Kang Emil juga bilang, teknologi apartemen ayam ini akan diaplikasikan pada program petani milenial. Nantinya, peternakan ayam akan digarap oleh para pemuda dan hasil panennya sudah dipastikan akan dibeli.  


"Jadi program petani milenial ini tidak usah cari pembeli, tapi dimulai dari pembelinya sanggup berapa," tutur pria berusia 49 tahun ini.


Kata Kang Emil, pihaknya juga udah menjalin kesepakatan dengan salah satu offtaker (pembeli) yang siap membeli hasil panen sekitar dua juta ekor ayam per bulan. 


Untuk penyediaan dua juta ekor ayam tersebut, dibutuhkan 400 apartemen ayam yang akan disebar di berbagai titik di Jawa Barat, dengan harga setiap apartemen ayam sekitar Rp 150 juta.


"Kurang lebih membutuhkan 400-an titik seperti ini, dengan modal Rp 150 jutaan," kata Kang Emil.  


Kang Emil juga yakin, program petani milenial dapat kurangi pengangguran, mewujudkan kemandirian ekonomi, dan menjaga ketahanan pangan.  


"InsyaAllah, setelahnya bisa hidup mandiri, tidak usah selalu jadi karyawan, kita kembali ke desa untuk berbisnis pertanian peternakan," imbuh Ridwan Kamil. (rfq)

ridwan kamil jawa barat petani milenial ayam apartemen ayam