Pesawat Kepresidenan RI Dicat Ulang, Habiskan Miliaran Rupiah?

Pesawat Kepresidenan RI Dicat Ulang, Habiskan Miliaran Rupiah? Foto: Instagram @muhammadriski83 dan @adhimas_aviation.

Jakarta - Pemerintah lagi-lagi menjadi pembahasan publik. Kali ini, muncul foto wajah baru pesawat kepresidenan dengan jenis setara B737-800. Sebelumnya, pesawat kepresidenan itu berwarna biru-putih.

Namun, tersebar foto pesawat kepresidenan RI dengan warna merah-putih. Hal itu membuat beragam tanggapan dari sejumlah pihak. Salah satunya datang dari eks Komisioner Ombudsman Alvin Lie.

Alvin dalam akun Twitter miliknya menyebutkan, pengecatan warna pesawat kepresidenan RI dianggap foya-foya. Apalagi, di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang masih perlu pendanaan yang cukup besar.


Sementara itu, dikutip dari kumparan, pihak Istana pun buka suara soal pengecatan ulang pesawat kepresidenan RI tersebut. Kasetpres Heru Budi Hartono tak membantah ketika ditanya biaya pengecatan pesawat kepresidenan menjadi merah-putih mencapai Rp2 miliar.

 "Ya, kurang lebih segitu (Rp 2 miliar)," ucap Heru dikutip dari kumparan, Selasa (3/8).

Tak hanya itu, rencana perubahan warna pesawat ini sudah ada sejak 2019 dengan menggunakan anggaran APBN tahun tersebut.

"Dapat dijelaskan, bahwa pengecatan pesawat ini telah direncanakan sejak tahun 2019, serta diharapkan dapat memberikan kebanggaan bagi bangsa dan negara," tutur Heru.

Menurut Heru, warna yang dipilih untuk mengecat pesawat presiden adalah merah-putih, agar sesuai dengan warna bendera Indonesia.  

"Merah putih sesuai warna bendera RI. Saat design hanya mengarah ke nuansa Bendera merah Putih RI," katanya.  

Heru bilang, Kemensetneg juga sudah mengalokasikan anggaran untuk pendanaan COVID-19. Sehingga pengecatan pesawat kepresidenan tidak mengganggu alokasi anggaran untuk pandemi itu. 

"Perlu kami jelaskan bahwa alokasi untuk perawatan dan pengecatan sudah dialokasikan dalam APBN. Selain itu, sebagai upaya untuk pendanaan penanganan Covid, Kementerian Sekretariat Negara juga telah melakukan refocusing anggaran pada APBN 2020 dan APBN 2021, sesuai dengan alokasi yang ditetapkan Menteri Keuangan," imbuhnya.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, pengecatan pesawat penumpang biasa, harganya mencapai USD150 ribu (Rp 2,15 miliar) hingga USD 300 ribu (Rp 4,30 miliar). Sedangkan harga untuk pesawat yang lebih kecil, bisa hanya USD 50 ribu atau Rp 700 jutaan. (rfq)

jokowi indonesia pesawat news pesawat kepresidenan merah-putih