Presiden Jokowi Tunjuk Luhut Jadi Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan Danau Prioritas

Presiden Jokowi Tunjuk Luhut Jadi Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan Danau Prioritas Menko Marves, Luhut B Pandjaitan. Sumber: Instagram @luhut.pandjaitan.

Jakarta Presiden Jokowi udah tanda tangani Peraturan Presiden (Perpres) No. 60/2021, tentang Penyelamatan Danau Prioritas Nasional. Dalam perpres itu, Jokowi menunjuk sejumlah menteri untuk menjabat sebagai pengurus untuk menjalankan program tersebut.

Nah, selain menjadi Kepala Pelaksanaan PPKM, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, didaulat sebagai Ketua Dewan Pengarah Tim Penyelamatan Danau Prioritas Nasional.

Salah satu tugas Luhut nanti, yaitu melaporkan pelaksanaan Penyelamatan Danau Prioritas Nasional kepada Presiden.

Dikutip dari Tempo, selain Luhut, ada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang ditunjuk sebagai Wakil Ketua Pengarah. Lalu, Jokowi menunjuk Ketua Harian I Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Ketua Harian II yaitu Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa. 

Nah, berikut susunan pengurus Penyelamatan Danau Prioritas Nasional tersebut:

1. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy

2. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD

3. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian

4. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil

5. Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo

6. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno

7. Menteri Kelautan dan Perikanan, Wahyu Trenggono

8. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar

9. Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir

10. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arifin Tasrif

11. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim

12. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Laksana Tri Handoko

13. Panglima Tentara Nasional Indonesia, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto

14. Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Agus Haryono

15. Kepala Badan Informasi Geospasial, Muh. Aris Marfai

Dalam Perpres itu pula, Tim Penyelamatan Danau Prioritas Nasional tingkat pusat memiliki tugas melaksanakan arahan Dewan Pengarah dalam melakukan koordinasi, sinergi, sinkronisasi dan harmonisasi terhadap perencanaan dan penganggaran strategi Penyelamatan Danau Prioritas Nasional.

Tim tersebut juga memastikan pelaksanaan strategi Penyelamatan Danau Prioritas Nasional, pemantauan dan evaluasi strategi Penyelamatan Danau Prioritas Nasional dan pembinaan dan pengawasan strategi Penyelamatan Danau Prioritas Nasional.

Gak cuma itu, tim ini pun diminta merumuskan laporan pelaksanaan strategi Penyelamatan Danau Prioritas Nasional untuk disampaikan kepada Dewan Pengarah. Presiden Jokowi  selanjutnya meminta Ketua Harian Dewan Pengarah menetapkan susunan keanggotaan, tugas serta mekanisme dan tata kerja Tim Penyelamatan Danau Prioritas Nasional tingkat pusat.

Danau-danau prioritas itu tersebar di seluruh Indonesia, di antaranya; Danau Toba di Sumatera Utara; Danau Maninjau dan Danau Singkarak di Sumatera Barat; Danau Kerinci di Jambi; Danau Rawa Danau di Banten.

Kemudian, Danau Rawa Pening di Jawa Tengah; Danau Batur di Bali; Danau Tondano di Sulawesi Utara; Danau Kaskade Mahakam di Kalimantan Timur; Danau Sentarum di Kalimantan Barat; Danau Limboto di Gorontalo; Danau Poso di Sulawesi Tengah; Danau Tempe dan Danau Matano di Sulawesi Selatan; serta Danau Sentani di Papua. (rfq)

presiden jokowi news luhut binsar panjaitan menko marves