Ridwan Kamil Sehati dengan Petani Jawa Barat Tentang Impor Beras

Ridwan Kamil Sehati dengan Petani Jawa Barat Tentang Impor Beras Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Sumber: @ridwankamil

Bandung - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menolak dan mengusulkan untuk menunda kebijakan impor beras yang akan dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui Bulog.

Menurutnya, impor beras bakal ngebuat harga beras para petani jadi anjlok. Padahal para petani Indonesia sebentar lagi menghadapi panen raya.

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya @ridwankamil, pria yang biasa disapa Kang Emil ini, nunjukin video dirinya sedang diskusi virtual bersama para kelompok tani Jawa Barat. Diskusi itu membahas permasalahan impor beras ini.


"Petani Jawa Barat menyampaikan aspirasi agar rencana impor beras ditunda atau dibatalkan,” tulis Ridwan Kamil dalam keterangan video yang diunggah ke akun Instagram miliknya, Kamis (18/3).

“Karena sampai April 2021 ini saja, Jawa Barat surplus beras 320 ribu ton dan sebentar lagi mau panen raya yang berlimpah. Daripada impor, sebaiknya beli saja beras hasil petani Jawa Barat," sambung tulisan Emil.

Ngutip Republika, kalo Ridwan Kamil mengusulkan agar pemerintah pusat melihat potensi para petani lokal yang saat ini bakal panen raya. Daripada beli beras luar negeri, lebih baik memaksimalkan produksi beras dari dalam negeri dulu.

"Masa sudah beras banyak, impor pula. Kalau posisinya sedang krisis beras saya kira masuk akal. Tapi, ini kan sedang surplus. Jangan sampai kebijakan impor beras ini menghantam kesejahteraan petani," katanya.

Kang Emil juga nambahin, kalo saat ini penurunan pendapatan petani udah dirasakan di sejumlah daerah. Contohnya di Cirebon, biasanya serapan beras dari Bulog 130 ribu ton, tapi sekarang jumlahnya menurun cuma 21 ribu ton aja.

Kondisi itu baru dari satu petani yang curhat kepada Kang Emil, gimana dengan daerah lain. (jod)

ridwan kamil jawa barat imporberas Impor Bandung