Setelah 28 Tahun Berkarier di Dunia Musik, Daft Punk Putuskan Bubar

Setelah 28 Tahun Berkarier di Dunia Musik, Daft Punk Putuskan Bubar Daft Punk, Grup musik EDM. Sumber Foto: Twitter/DaftPunkUnchd

Jakarta - Duo legendaris musik elektronik asal Prancis, Daft Punk resmi bubar. Grup yang sudah berkarir sejak 1993 ini, ngumumin keputusan itu lewat video berjudul Epilogue yang diunggah di YouTube.

Ngutip dari Pitchfork, kalau juru bicara Daft Punk, Kathryn Frazier gak mau ungkapin apa alasan perpisahan grup berhelm tersebut. Sampai saat ini, juga belum ada kabar lebih lanjut.

Video bertajuk Epilogue itu ternyata ngambil footage dari Electroma, film yang Daft Punk rilis 2006 lalu. Tapi, di video ini mereka ngasih plot twist di bagian akhir videonya, yang menandakan kalau Daft Punk sudah berakhir.

Daft Punk udah jadi salah satu duo DJ sekaligus produser berpengaruh di dunia, terutama di skema musik EDM. Selama kurang lebih 28 tahun berkarier, Daft Punk udah ngeluarin 5 album, nih.

Album pertama berjudul Homework (1993), dilanjutin sama Discovery (1999), Human After All (2004), Tron:Legacy (2008), dan terakhir Random Access Memories (2011).

Daft Punk pernah memenangkan dua Grammy Awards lewat lagu Get Lucky yang sempat menjadi hits di tahun tersebut. Sedangkan album Random Access Memories, yang merupakan album terakhirnya, juga membawa pulang tiga piala Grammy Awards.

Terakhir, Daft Punk sempat berkolaborasi sama The Weeknd di lagu Starboy tahun 2020. Lagu itu sempat ramai dan berada di top chart beberapa platform musik.

Ngutip dari kumparan, sebenernya beberapa fans udah ngira kalau Daft Punk bakal bubar. Soalnya, Thomas Bangalter menderita penyakit Tinnitus sejak 2002 yang ngebuat dirinya gak bisa lagi bermusik apalagi manggung di club-club. (jod)

daft punk edm music grammy awards