Uang Cetakan 1.0 Peruri Gak Bisa Diperjualbelikan

Uang Cetakan 1.0 Peruri Gak Bisa Diperjualbelikan Contoh uang cetakan 1.0 Peruri. Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Video singkat yang merekam cetakan uang pecahan 1.0, baru-baru ini viral di media sosial TikTok. Dalam video itu, terlihat bentuk uang kertas pecahan 1.0 dengan gambar penari pendet dan perahu layar di belakangnya.

"Ngasih THR pake uang pecahan ini lucu kali ya?" tulis pemilik akun TikTok @PuspoTv dalam video yang diunggah, baru-baru ini.

Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) pun angkat bicara perihal uang pecahan itu.  Sekretaris Perusahaan Peruri Adi Sunardi bilang, uang tersebut merupakan house note atau umumnya disebut sebagai uang spesimen.  

"Peruri tidak memperjualbelikan uang spesimen ini," ucap Adi dikutip dari CNN Indonesia, Senin (10/5).


Uang pecahan 1.0 itu, kata Adi, hanya dicetak untuk kepentingan internal Peruri. Biasanya, bisa digunakan sebagai marketing tools untuk mempromosikan produk, dalam hal ini uang, yang memuat seluruh fitur sekuriti yang mampu dilakukan oleh Peruri. 

Hal ini bertujuan untuk menunjukkan kompetensi, dan biasanya kemampuan maksimal sebuah banknote printers.

"Karena itu untuk percetakan atau penerbitan uang spesimen ini sendiri tidak rutin, mengikuti perkembangan teknologi fitur sekuriti yang ada," jelasnya.  

Sementara dalam kesempatan yang beda, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono menegaskan, sesuai dengan Undang-Undang No.7 tahun 2011 tentang Mata Uang, BI merupakan satu-satunya lembaga yang diberikan kewenangan untuk mengeluarkan dan mengedarkan uang rupiah yang sah di wilayah NKRI.

"Bank Indonesia tidak pernah mengeluarkan atau menerbitkan dan mengedarkan uang spesimen Perum Peruri sebagaimana video yang viral tersebut," imbuh Erwin. (rfq)

uang uang pecahan 1.0 peruri