Yuk, Rekreasi Sekaligus Edukasi di Agroeduwisata Ragunan

Yuk, Rekreasi Sekaligus Edukasi di Agroeduwisata Ragunan

Jakarta - Kementerian Pertanian berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membangun kawasan Agroeduwisata di daerah Ragunan, Jakarta Selatan, pada 15 Januari 2021.

Kawasan tersebut dibuat untuk menjadi lokasi wisata sekaligus edukasi. Selain itu, di sini sebagai lahan percontohan pertanian, bagi masyarakat yang ingin bercocok tanam di halaman rumahnya atau urban farming.

Kawasan dengan luas lahan sekitar 2,2 hektar itu, menerapkan konsep pertanian permakultur yang diklaim sebagai yang pertama di Indonesia sekaligus tempat wisata.

Permakultur mirip-mirip sih, dengan konsep pertanian terpadu dan pertanian organik, yang cocok dikembangkan dengan kegiatan urban farming (pertanian perkotaan).

"Warga yang datang selain untuk berjemur, juga untuk berolahraga," kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Kota Jakarta Selatan, Hasudungan Sidabalok, seperti yang dikutip dari Antara, pada Senin (1/2).

Selain jenis sayur dan buah – buahan, di lokasi itu terdapat ternak lele, pertanian tanaman hias, dan beberapa tanaman langka yang sudah hampir punah seperti bowok, jamblang, wuni dan lainnya.

Di Agroeduwisata ini juga numbuh tanaman toga atau tanaman obat, serta tanaman superfood. Yakni tanaman yang dapat diolah menjadi makanan bernutrisi tinggi seperti bayam Brazil, kale, ginseng jawa dan masih banyak lainnya. 

Buat #temanumbuh yang ingin beli bibit tanaman agar numbuh di rumah, juga dijual di sini, lho.

Agroeduwisata Ragunan ini buka setiap hari untuk umum. Namun, jumlah pengunjung dibatasi 20 orang sesuai aturan protokol kesehatan.

agroeduwisata urban farming